Manda dan Cita-citanya
Kisahku~
Sejak kecil saya dikenal sebagai anak yang ceria, mudah bergaul, dan sering membuat suasana di sekitar saya menjadi lebih hidup. Sejak dini saya juga sudah memiliki mimpi untuk menjadi seorang insinyur, karena menurut saya pekerjaan tersebut terlihat keren sekaligus penuh tantangan. Namun, masa kecil saya tidak selalu berjalan mulus. Saat masih di TK, saya termasuk anak yang cukup nakal, bahkan pernah menjadi pembully bagi teman-teman saya. Beruntung, perlahan-lahan sikap saya mulai berubah ketika memasuki bangku SD. Perjalanan sekolah saya cukup berwarna karena saya sempat berpindah hingga tiga kali. Di SD kedua, saya merasa dijauhi karena sebagian besar teman-teman di sana sudah memiliki kelompok pertemanan sendiri. Saat itu, saya teringat kembali dengan masa di TK ketika saya pernah membully teman-teman. Dari situ saya benar-benar menyadari bahwa dikucilkan ternyata sangat tidak enak. Pengalaman ini menjadi pelajaran berharga yang membuat saya semakin belajar untuk memperbaiki sikap. Ketika pindah ke SD ketiga, suasana menjadi lebih baik. Saya bisa mendapatkan banyak teman baru, merasa lebih diterima, dan mulai nyaman dengan lingkungan tersebut. Saat SMP, kisah saya semakin menarik karena saya kembali dipertemukan dengan teman-teman lama dari TK dan SD pertama. Dulu saya pernah bersikap buruk kepada mereka, tetapi suasana sudah berbeda. Justru kami bisa kembali berteman dengan akrab dan sefrekuensi. Dari situ saya belajar bahwa masa lalu adalah pelajaran, dan persahabatan sejati tetap bisa terjalin meski pernah ada kesalahan di awal.
Kini saya duduk di bangku SMK dan bersekolah di SMKN 6 Malang dengan jurusan Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB). Saat memilih sekolah, saya sempat bingung karena memiliki minat pada tiga jurusan, yaitu Akuntansi, DKV, dan DPIB. Setelah mempertimbangkan dengan matang, saya akhirnya memilih DPIB karena menurut saya jurusan ini relevan dengan minat saya sekaligus memberikan peluang yang baik untuk masa depan. Sampai saat ini saya merasa tidak menyesal dengan keputusan tersebut, sebab banyak hal baru yang bisa saya pelajari. Selain kegiatan belajar di kelas, saya juga memiliki banyak teman dan mudah berbaur dengan mereka. Hal itu membuat saya lebih percaya diri dan terbuka dalam menjalin hubungan pertemanan. Saya pun aktif mengikuti organisasi OSIS yang memberikan banyak pengalaman berharga tentang kerja sama, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Ada kepuasan tersendiri ketika saya bisa ikut terlibat dalam kegiatan sekolah, sekaligus tetap menjaga hubungan baik dengan teman-teman. Dari semua pengalaman ini, saya merasa masa sekarang adalah waktu yang sangat penting untuk membentuk diri agar lebih siap mengejar cita-cita di masa depan.
Tentang masa depan, saya memiliki harapan yang cukup jelas untuk diri saya. Cita-cita saya sejak kecil adalah menjadi seorang insinyur, dan dengan jurusan yang saya ambil di SMK, langkah menuju impian itu terasa semakin dekat. Saya ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar bisa memperdalam ilmu serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Bagi saya, masa depan bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga tentang membuktikan bahwa usaha dan perjuangan sejak kecil tidak sia-sia. Saya ingin menjadi pribadi yang bermanfaat, bukan hanya bagi keluarga, melainkan juga bagi orang-orang di sekitar saya. Dengan pengalaman berorganisasi, belajar beradaptasi, serta membangun banyak relasi pertemanan, saya berharap bisa tumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa dan mampu memberi pengaruh positif. Saya membayangkan suatu hari nanti dapat bekerja di bidang yang saya sukai, memiliki kehidupan yang stabil, serta tetap menjaga hubungan baik dengan teman-teman yang selama ini mendukung saya. Meski masa depan penuh dengan ketidakpastian, saya percaya bahwa dengan kerja keras, doa, dan semangat pantang menyerah, semua cita-cita saya pada akhirnya dapat tercapai.
Sayonara~

Komentar
Posting Komentar